Menu Tutup

Amalan di Hari Tasyrik: Menyembelih Hewan Kurban, Menikmati Hidangan, Bertakbir, dan Membaca Doa

Simak amalan yang dapat dikerjakan saat hari Tasyrik. Hari Tasyrik merupakan tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha. Diketahui, Idul Adha diperingati setiap 10 Dzulhijjah sehingga hari Tasyrik jatuh pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Tasyrik atau Tasyriq berasal dari bahasa Arab yang pola katanya 'Syarraqa' yang memiliki arti matahari terbit atau menjemur sesuatu. Dikutip dari MUI , arti lainnya dari Tasyrik adalah dengan penghadapan ke arah timur (arah sinar matahari). Dinamakan Tasyrik karena pada hari hari tersebut, banyak daging kurban didendeng atau dipanaskan di bawah terik matahari.

Terdapat juga larangan untuk berpuasa pada hari Tasyrik. 15 Contoh Soal IPS Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban 25 Contoh Soal PKN Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban

Kunci Jawaban IPAS Kelas 4 Halaman 133 Semester 2 Kurikulum Merdeka 30 Contoh Soal Seni Budaya Kelas 2 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban 30 Contoh Soal Biologi Kelas 10 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban

30 Contoh Soal IPS Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 88 89 Kurikulum Merdeka: Teks Negosiasi Halaman all Sebab pada hari itu, umat Islam dianjurkan untuk menikmati berbagai hidangan dari daging kurban.

Laragan berpuasa terdapat pada hadist Rasullah: عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَا لَمْ يُرَخَّصْ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدْ الْهَدْيَ “Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu anhuma, keduanya berkata: “Tidak diperkenankan untuk berpuasa pada hari Tasyrik kecuali bagi siapa yang tidak mendapatkan hewan qurban ketika menunaikan haji.” (HR. Bukhari, no. 1859)

Dikutip dari Kementerian Agama NTB , terdapat beberapa amalan yang dapat dikerjakan bagi umat Islam di hari Tasyrik, yaitu: Bagi umat Islam, pada hari Tasyrik, terdapat sunnnah untuk menyembelih hewan kurban. Dengan menyembelih hewan kurban akan memberi kenikmatan kepada orang orang sekitar berupa hidangan.

Umat Islam diwajibkan untuk menikmati hidangan makanan daging kurban dan minum pada hari Tasyrik. Hal itu menjadi bentuk syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Berdzikir merupakan amalan ringan yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, yang merupakan salah satu cara manusia untuk mengingat Allah SWT.

Dalam hadist Rasullah bersabda: "Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah." (HR Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa'i) Selain itu, bertakbir pada hari raya hingga tiga hari Tasyrik bersumber dari Al Quran dan Hadits nabi Muhammad SAW.

Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman: "Dan berdzikirlah dengan menyebut nama Allah pada hari yang berbilang." (QS. Al baqarah: 203) Amalan hari Tasyrik berikutnya adalah berdoa terutama doa sapu jagad.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ Rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar Artinya: "Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka."

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *